Silogisnews.com | Kabupaten Tangerang – Majlis Dzikir Hadadan sukses menggelar kegiatan santunan bagi 111 anak yatim piatu yang berasal dari seluruh desa di wilayah Kecamatan Kemiri, bertempat di Kampung Kemiri Tegal RT 002 RW 001, Desa Kemiri, Kecamatan Kemiri, Kabupaten Tangerang. Kegiatan yang berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan tersebut berjalan dengan lancar, khidmat, dan sukses, (12/7).
Acara dihadiri oleh para tokoh agama, tokoh masyarakat, jamaah Majlis Dzikir Hadadan, serta para penerima santunan yang berasal dari berbagai desa di Kecamatan Kemiri.
Ketua Panitia, Kang Suryaman Patramanggala, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sehingga kegiatan sosial dan keagamaan tersebut dapat terlaksana dengan baik.
Sementara itu, Pengasuh Majlis Dzikir Hadadan, Ustad Adung Abdul Haris, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan santunan tersebut. Menurutnya, keberhasilan acara tidak terlepas dari semangat kebersamaan seluruh panitia, jamaah, dan para donatur yang telah berpartisipasi.
"Saya sebagai Pengasuh Majlis Dzikir Hadadan memberikan dukungan penuh sejak awal agar kegiatan santunan ini dapat berjalan dengan lancar. Alhamdulillah, meskipun persiapannya relatif singkat, berkat kebersamaan yang kuat, kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik," ujar Ustad Adung Abdul Haris.
Ia menjelaskan bahwa kegiatan santunan tersebut merupakan bagian dari pembinaan sosial keagamaan yang bertujuan memperkuat kepedulian terhadap sesama sekaligus membangun nilai-nilai spiritual di tengah masyarakat.
"Kegiatan ini bukan hanya soal memberikan santunan, tetapi juga menjadi bagian dari manajemen sosial keagamaan dan pembinaan kalbu. Kekuatan kebersamaan dan semangat gotong royong menjadi modal utama sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik," katanya.
Lebih lanjut, Ustad Adung berharap keberhasilan penyelenggaraan santunan tahun ini dapat menjadi pijakan untuk kegiatan yang lebih besar pada tahun-tahun mendatang.
"Insya Allah kami memiliki harapan agar setiap bulan Muharram dapat diselenggarakan Pekan Muharram yang di dalamnya terdapat kegiatan santunan anak yatim. Tahun ini ada 111 anak yang menerima santunan, mudah-mudahan pada tahun berikutnya jumlah penerima maupun paket santunannya dapat bertambah apabila persiapannya lebih matang," ungkapnya.
Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh panitia yang dinilai telah bekerja keras dalam waktu yang terbatas hingga berhasil menghimpun dukungan masyarakat.
"Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia penyelenggara yang telah berjuang tanpa mengenal lelah. Dalam waktu kurang lebih satu minggu mereka mampu menghimpun dana sekitar Rp30 juta untuk menyukseskan kegiatan ini. Bagi saya, ini merupakan bukti bahwa Allah menggerakkan hati banyak orang untuk berbagi kepada anak-anak yatim," tuturnya.
Di akhir keterangannya, Ustad Adung menyampaikan beberapa catatan sebagai bahan evaluasi agar pelaksanaan kegiatan ke depan semakin baik.
"Ke depan tentu masih ada yang perlu disempurnakan, terutama dari sisi manajemen kepanitiaan, administrasi, dan pendataan calon penerima santunan agar benar-benar tepat sasaran. Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh panitia dan berharap kegiatan ini terus berkembang serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat," pungkasnya.
Kegiatan santunan kepada 111 anak yatim piatu dari seluruh desa di Kecamatan Kemiri ini ditutup dengan doa bersama dan penyerahan santunan secara simbolis. Suasana haru dan penuh kebersamaan mewarnai jalannya acara, sekaligus menjadi bukti nyata semangat gotong royong dan kepedulian sosial masyarakat Kecamatan Kemiri.
*Hnd




0 Komentar