Breaking News

Titik Api TPA Jatiwaringin Capai Nol, Pemkab Tangerang Fokus Pendinginan dan Pemulihan Dampak Kesehatan

Titik Api TPA Jatiwaringin Capai Nol, Pemkab Tangerang Fokus Pendinginan dan Pemulihan Dampak Kesehatan

Silogisnews.com | Tangerang – Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) melaporkan perkembangan terbaru penanganan darurat kebakaran Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, hingga Selasa, 7 Juli 2026 atau memasuki hari ke-8.

Berdasarkan laporan resmi DLHK Kabupaten Tangerang, seluruh titik api telah mencapai 0 (nol). Saat ini, upaya penanganan difokuskan pada proses pendinginan, pembasahan area, serta pencegahan munculnya titik api baru agar kondisi tetap terkendali.

Penanganan kebakaran dilakukan secara terpadu dengan melibatkan berbagai unsur, di antaranya BNPB, BPBD Kabupaten Tangerang, DLHK, TNI, POLRI, Agni Manggala Kementerian Kehutanan, PLTU 3 Lontar, serta unsur terkait lainnya. Dukungan pemadaman dari udara juga terus dilakukan menggunakan empat unit helikopter water bombing.

Berdasarkan data assessment yang dirilis DLHK, operasi penanganan didukung oleh 15 unit armada dengan total sekitar 160 personel gabungan dari berbagai instansi. Selain itu, proses pemadaman masih terus berlangsung meski titik api telah berhasil dipadamkan, guna memastikan tidak terjadi kebakaran susulan. 

Di sektor kesehatan, pemerintah tetap memberikan perhatian terhadap masyarakat yang terdampak asap kebakaran. Hingga laporan hari ke-8, tercatat 334 kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) yang tersebar di wilayah kerja Puskesmas Rajeg, Sukadiri, dan Mauk.

Dari total tersebut, rincian kasus meliputi:

  • Puskesmas Rajeg: 277 kasus.
  • Puskesmas Sukadiri: 43 kasus.
  • Puskesmas Mauk: 14 kasus.

Meski demikian, tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka berat, serta tidak ada laporan pasien yang harus menjalani rawat inap akibat dampak kebakaran berdasarkan laporan sementara tersebut.

Pemerintah Kabupaten Tangerang juga masih mengoperasikan sejumlah pos kesehatan untuk melayani masyarakat terdampak. Selama periode 30 Juni hingga 7 Juli 2026 tercatat 784 kunjungan ke pos kesehatan yang telah disiapkan.

Sementara itu, data pengungsian menunjukkan sebanyak 30 kepala keluarga (KK) atau 50 jiwa sempat dievakuasi ke Kantor Desa Tanjakan Mekar. Adapun jumlah penghuni pos pengungsian yang tercatat dalam laporan sementara mencapai 198 jiwa, terdiri dari anak-anak, lansia, balita, penyandang disabilitas, dan warga dewasa.

Pemerintah Kabupaten Tangerang menegaskan bahwa pelayanan kesehatan, pemenuhan kebutuhan dasar pengungsi, serta pemantauan kondisi di sekitar lokasi TPA akan terus dilakukan hingga situasi benar-benar dinyatakan aman.

DLHK Kabupaten Tangerang juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas, relawan, serta instansi yang terlibat dalam operasi penanganan kebakaran, sekaligus mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan dan mengikuti informasi resmi dari Pemerintah Kabupaten Tangerang terkait perkembangan penanganan TPA Jatiwaringin.

Sumber: Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Tangerang, Laporan Sementara Penanganan Darurat Kebakaran TPA Jatiwaringin Mauk, Selasa, 7 Juli 2026.

*Red

0 Komentar

© Copyright 2026 - Silogisnews.com