Workshop secara resmi dibuka oleh Wakil Direktur Pelayanan RSUD Kabupaten Tangerang, dr. Mohamad Rifki, yang hadir mewakili Direktur RSUD Kabupaten Tangerang.
Dalam sambutannya, dr. Rifki menegaskan bahwa peningkatan kompetensi tenaga kesehatan harus terus dilakukan seiring perkembangan ilmu pengetahuan dan kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat yang semakin kompleks.
Menurutnya, perawatan luka merupakan salah satu kompetensi penting yang harus terus diperbarui melalui pelatihan, pembelajaran berkelanjutan, serta penerapan praktik berbasis ilmu pengetahuan terkini.
"Workshop ini menjadi kesempatan yang baik untuk memperkuat kemampuan tenaga kesehatan dalam penanganan luka akut maupun kronis sehingga pelayanan kepada pasien dapat semakin optimal," ujar dr. Rifki.
Ia juga mengingatkan pentingnya pemahaman terhadap aspek hukum dan etika profesi dalam menjalankan tugas pelayanan kesehatan. Dengan demikian, tenaga kesehatan dapat bekerja secara profesional serta memberikan pelayanan yang aman, berkualitas, dan berorientasi pada keselamatan pasien.
Kegiatan tersebut menghadirkan sejumlah narasumber berpengalaman di bidang perawatan luka, di antaranya Angelina L. Naibaho yang membawakan materi mengenai Acute Ulcer, Diana Roza dengan materi Diabetic Ulcer, serta Charles Sembiring yang menyampaikan materi terkait penanganan luka kronis pada pasien kanker. Selain itu, dr. Hilwani memberikan pemaparan mengenai pentingnya penerapan nilai-nilai antikorupsi dalam lingkungan pelayanan kesehatan.
Selain sesi seminar, peserta juga mengikuti praktik langsung perawatan luka yang mencakup penanganan luka bakar, diabetic ulcer, dan luka kronis pada pasien kanker. Kegiatan ini menjadi sarana untuk memperkuat keterampilan teknis tenaga kesehatan dalam menghadapi berbagai kasus yang sering ditemui di lapangan.
Melalui penyelenggaraan workshop ini, RSUD Kabupaten Tangerang berharap seluruh peserta dapat meningkatkan kompetensi profesionalnya sehingga mampu memberikan pelayanan kesehatan yang aman, bermutu, efektif, dan berfokus pada keselamatan pasien.
Sumber: RSUD Kabupaten Tangerang
(Red)

0 Komentar