Breaking News

Tabungan Pelajar Diduga Dipotong Administrasi

Tabungan Pelajar Diduga Dipotong Administrasi
Silogisnews.com | Tangerang – Dugaan adanya pemotongan dana tabungan siswa untuk biaya administrasi di SDN Buaran Bambu 1, Jln. H. Maarih, Kp. Periuk, RT 02 / RW 03, Desa Laksana, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, Banten menjadi sorotan orang tua murid. Informasi tersebut muncul setelah beredarnya dokumentasi buku tabungan siswa dan percakapan yang mempertanyakan dasar pengenaan biaya administrasi terhadap tabungan pelajar. Senin (22/6/2026).

Berdasarkan tangkapan layar percakapan yang diterima media, seorang wali murid mempertanyakan apakah seorang wali kelas diperbolehkan mengambil biaya administrasi sebesar Rp10.000 dari tabungan siswa yang nominalnya mencapai Rp100.000.

Dalam bukti yang diperlihatkan, terdapat buku tabungan Simpanan Pelajar (SimPel) atas nama seorang siswa yang tercatat memiliki saldo sebesar Rp2.350.000. Namun pada bagian akhir pencatatan terdapat tulisan tangan yang menyebutkan adanya "Potong Adm Sisa Rp2.115.000", yang mengindikasikan adanya pengurangan saldo sekitar Rp235.000

Temuan tersebut menimbulkan pertanyaan dari pihak orang tua murid terkait dasar kebijakan, mekanisme pengelolaan tabungan, serta transparansi penggunaan dana yang dipotong sebagai biaya administrasi.

Perlu Klarifikasi Pihak Sekolah

Hingga berita ini diterbitkan, belum diketahui secara pasti:
  • Dasar hukum atau kebijakan pemotongan administrasi tabungan siswa;
  • Apakah pemotongan dilakukan atas persetujuan orang tua atau wali murid;
  • Apakah tabungan siswa dikelola langsung oleh pihak sekolah atau melalui perbankan penyelenggara Program Simpanan Pelajar (SimPel);
  • Besaran biaya administrasi yang dikenakan kepada setiap siswa;
  • Peruntukan dan pertanggungjawaban dana administrasi yang dipungut.

Program Simpanan Pelajar (SimPel) pada dasarnya merupakan program tabungan yang diselenggarakan oleh perbankan untuk mendorong budaya menabung sejak dini. Oleh karena itu, apabila terdapat biaya administrasi dalam pengelolaannya, diperlukan penjelasan yang transparan kepada orang tua maupun wali murid agar tidak menimbulkan kesalahpahaman.

Aspek Transparansi dan Akuntabilitas

Pengelolaan dana milik siswa di lingkungan sekolah harus dilakukan secara transparan, akuntabel, dan dapat dipertanggungjawabkan. Setiap kebijakan yang berkaitan dengan penghimpunan maupun pengurangan dana tabungan siswa seharusnya disampaikan secara terbuka kepada orang tua murid serta memiliki dasar aturan yang jelas.

Media Akan Meminta Klarifikasi

Untuk memenuhi prinsip keberimbangan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik, Silogisnews.com akan mengirimkan surat permohonan konfirmasi dan klarifikasi kepada Kepala SDN Buaran Bambu 1, pihak pengelola tabungan siswa, Korwil Pendidikan setempat, serta Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang.

Konfirmasi tersebut diperlukan guna memperoleh penjelasan resmi terkait mekanisme pengelolaan tabungan siswa, dasar penerapan biaya administrasi, serta pertanggungjawaban dana yang dikelola.

Catatan Redaksi: Informasi ini masih berupa dugaan yang bersumber dari dokumentasi dan keterangan awal yang diterima redaksi. Silogisnews.com mengedepankan asas praduga tak bersalah serta membuka ruang hak jawab dan hak koreksi kepada seluruh pihak terkait sesuai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

(*Red)

0 Komentar

© Copyright 2026 - Silogisnews.com