Dalam pesan yang disampaikan, Pemerintah Desa Jatiwaringin mengucapkan “Taqabbalallahu minna wa minkum, mohon maaf lahir dan batin.” Ucapan ini menjadi simbol saling memaafkan serta memperkuat hubungan persaudaraan di tengah masyarakat setelah menjalani ibadah di bulan suci Ramadan.
Kepala Desa Jatiwaringin Hasan Bahri (Baron) mengatakan bahwa momentum Idul Fitri bukan hanya sekadar perayaan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperkuat nilai kebersamaan dan persatuan.
“Semoga Idul Fitri menjadi momentum mempererat persaudaraan, menjaga kerukunan, serta memperkuat semangat membangun Desa Jatiwaringin yang lebih maju dan sejahtera,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga nilai gotong royong, kebersamaan, serta memperkuat solidaritas sosial demi kemajuan desa.
Melalui momentum Hari Raya Idul Fitri ini, Pemerintah Desa Jatiwaringin berharap hubungan antara masyarakat dan pemerintah desa semakin erat sehingga berbagai program pembangunan desa dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi seluruh warga.
*Red

0 Komentar