Pertemuan dibuka secara resmi oleh Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, H. Toha, SKM., M.Si. Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa masa neonatal atau 28 hari pertama kehidupan merupakan fase paling krusial dalam menentukan masa depan kesehatan seorang anak.
“Masa neonatal adalah periode yang sangat rentan. Intervensi yang tepat dan cepat pada fase ini akan sangat menentukan kualitas tumbuh kembang anak ke depan,” ujarnya.
Evaluasi ini menjadi bagian dari langkah strategis Dinkes untuk memastikan seluruh program kesehatan bayi baru lahir berjalan optimal dan selaras dengan target capaian tahun 2026. Selain itu, forum ini juga menjadi ruang diskusi untuk mengidentifikasi tantangan di lapangan sekaligus merumuskan solusi bersama.
Melalui evaluasi rutin tersebut, Dinas Kesehatan berharap seluruh pengelola program anak di setiap Puskesmas memiliki pemahaman dan komitmen yang sama dalam mencapai indikator kinerja yang telah ditetapkan.
Sinergi antara kebijakan di tingkat dinas dengan implementasi langsung oleh bidan desa dan tenaga kesehatan di lapangan dinilai menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang aman dan sehat bagi bayi yang baru lahir.
Dengan penguatan koordinasi dan evaluasi berkelanjutan, Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang optimistis mampu mendukung terwujudnya generasi emas yang sehat, kuat, dan berkualitas di masa mendatang.
Sumber: officialdinkes
*Red

0 Komentar