BMKG menyampaikan bahwa dalam periode tersebut berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, yang dapat disertai petir dan angin kencang di sejumlah wilayah. Kondisi ini berisiko menimbulkan dampak lanjutan seperti banjir, tanah longsor, genangan, serta gangguan aktivitas transportasi dan masyarakat.
Sebagai langkah antisipasi, BMKG mengingatkan bahwa kesiapsiagaan menjadi kunci utama dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi dan cuaca ekstrem. Masyarakat diminta untuk selalu memantau perkembangan informasi cuaca terkini dan mengambil langkah pengamanan sesuai kondisi di wilayah masing-masing.
Informasi lengkap terkait cuaca, iklim, kualitas udara, gempa bumi, dan tsunami dapat diakses melalui situs resmi www.bmkg.go.id maupun aplikasi InfoBMKG yang tersedia di perangkat seluler.
BMKG juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam pelaporan kejadian bencana. Apabila melihat atau terdampak bencana di sekitar lingkungan, masyarakat dapat melaporkannya melalui bit.ly/laporbencanabot. Laporan tersebut akan sangat membantu dalam upaya penanganan cepat serta pengurangan risiko bencana.
Selain itu, masyarakat dapat memantau laporan kejadian bencana secara real-time melalui platform PetaBencana.id, yang menyajikan peta interaktif berbasis laporan warga.
BMKG menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, lembaga terkait, dan masyarakat dalam menghadapi potensi cuaca ekstrem, demi menjaga keselamatan bersama dan meminimalkan dampak bencana di berbagai daerah.
Sumber : INFO BMKG
**Red

0 Komentar