Kepala Bidang P3PL Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, dr. Qotrun Nada, MKM, menjelaskan bahwa Dinkes telah menggelar rapat koordinasi SBM Penyakit Berpotensi KLB dengan melibatkan seluruh kecamatan, perwakilan kader, klinik, sekolah dasar hingga SMP.
Ia juga menegaskan bahwa adanya Surat Edaran Gubernur Banten tentang Peningkatan Pelaksanaan Program Prioritas Kesehatan menjadi dasar kuat bagi desa dan kelurahan membentuk Tim SBM.
“Dinas Kesehatan terus melakukan advokasi kepada DPMD, Lurah dan Kepala Desa agar kebijakan ini berjalan optimal. Tahun berikutnya SBM juga akan kami kembangkan agar masyarakat mandiri, mampu menjadi detektor dan pelapor utama potensi KLB,” ujar dr. Qotrun Nada.
Kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan lapangan ke Puskesmas Bojong Nangka. Kepala Puskesmas, dr. Faiza, memaparkan langsung implementasi SBM di wilayah kerja mereka. Turut hadir lintas sektor seperti Sekretaris Kelurahan Bojong Nangka, Ketua TP PKK Desa Curug Sangereng, serta perwakilan kader kesehatan.
Langkah ini diharapkan memperkuat deteksi dini penyakit berpotensi KLB melalui partisipasi aktif masyarakat.
Sumber: officialdinkes
(Red)

0 Komentar