Poli ini hadir sebagai bagian dari transformasi layanan rumah sakit, khususnya dalam menangani kasus kanker payudara dan berbagai jenis tumor ganas maupun jinak. Ditangani langsung oleh dr. Ivan, Spesialis Bedah Onkologi, layanan ini diperkuat oleh metode dan sistem deteksi keganasan yang modern, serta alat kesehatan (alkes) terbaik yang menunjang proses diagnosis dan tindakan.
“Insya Allah, RSUD Pakuhaji kini mampu menangani kasus kanker payudara secara langsung dan komprehensif. Untuk deteksi tumor, kami menggunakan metode pemeriksaan cepat dengan akurasi tinggi yang langsung ditangani oleh dokter onkologi,” ujar Direktur RSUD Pakuhaji dr. Hj Umie Kulsum.
Selain tenaga onkologi, RSUD Pakuhaji juga bersinergi dengan Spesialis Patologi Anatomi, memastikan hasil diagnosis tumor lebih akurat dan mempercepat pengambilan keputusan medis bagi pasien.
Pada hari yang sama, Direktur RSUD Pakuhaji bersama tim medis melakukan peninjauan kesiapan ruangan untuk poli onkologi. Ruang rawat telah disesuaikan dengan standar BPJS melalui skema KRIS (Kelas Rawat Inap Standar), yaitu satu kamar berisi maksimal empat tempat tidur dan satu kamar mandi, guna menjamin kenyamanan dan keamanan pasien selama masa perawatan.
“Kami tidak hanya ingin memberi layanan medis terbaik, tetapi juga memastikan pasien ditangani di ruang yang sesuai standar nasional dan layak huni,” jelasnya.
Dengan pembukaan Poli Bedah Onkologi ini, RSUD Pakuhaji mempertegas peranannya sebagai rumah sakit regional yang siap menangani kasus-kasus spesialistik, sekaligus memberikan harapan baru bagi pasien kanker agar dapat menjalani pengobatan lebih dekat dari rumah dan dengan dukungan layanan medis yang profesional.
>Hnd




0 Komentar