Breaking News

Warga Soroti SPMB SMPN 2 Sepatan, Anak Yatim Tak Lolos Meski Sudah Memenuhi Syarat

Warga Soroti SPMB SMPN 2 Sepatan, Anak Yatim Tak Lolos Meski Sudah Memenuhi Syarat
Silogisnews.com | Tangerang – Seorang anak yatim bernama Melati (nama disamarkan), warga Kampung Kebon Nangka, Desa Pondok Jaya, harus menelan kekecewaan mendalam setelah namanya tidak tercantum dalam daftar siswa yang diterima di SMP Negeri 2 Sepatan melalui proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2025/2026.

Padahal, jarak rumah Melati sangat dekat dengan lokasi sekolah yang juga berada di wilayah Desa Pondok Jaya. Harapan besar untuk bisa mengenyam pendidikan di sekolah negeri favorit itu pun pupus, meski seluruh persyaratan telah dilengkapi.

“Dia sudah semangat belajar, semua syarat lengkap. Tapi malah nggak keterima. Sedih banget,” ujar ibu Melati saat ditemui awak media, Senin (7/7/2025).

Kisah pilu Melati ini sontak menuai simpati dari masyarakat dan memicu kritik terhadap sistem seleksi SPMB, khususnya dalam penerapan jalur domisili dan afirmasi. Banyak pihak menilai bahwa status yatim serta kedekatan tempat tinggal Melati dengan sekolah seharusnya menjadi faktor pertimbangan khusus.

“Ini sangat disayangkan. Anak yatim, rumah dekat sekolah, tapi malah tidak lolos. Ada apa dengan sistem SPMB di SMPN 2 Sepatan?” ujar Romli, salah satu aktivis LSM sekaligus pihak keluarga Melati.

Romli juga menambahkan bahwa Melati merupakan anak yang aktif dan berprestasi selama menempuh pendidikan di sekolah dasar.

“Kami sangat kecewa. Seharusnya anak seperti Melati diberi ruang dan perhatian khusus. Kalau negara tidak peduli, siapa lagi?” tegasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak SMPN 2 Sepatan maupun Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang belum memberikan tanggapan atau klarifikasi resmi terkait kasus tersebut.


>Red

0 Komentar

© Copyright 2022 - Silogisnews.com