Breaking News

PWTR Turun Tangan, Usut Dugaan Kelalaian Medis yang Renggut Nyawa Bayi Kembar

PWTR Turun Tangan, Usut Dugaan Kelalaian Medis yang Renggut Nyawa Bayi Kembar
Silogisnews.com | Tangerang,- Persatuan Wartawan Tangerang Raya (PWTR) menunjukkan solidaritas dan kepeduliannya terhadap kasus dugaan kelalaian medis yang menimpa Ibu Maharani, warga Kabupaten Tangerang. Pada Minggu (11/05/2025), Ketua PWTR Joko Triono bersama sejumlah anggota mengunjungi kediaman Maharani guna memberikan dukungan moril kepada keluarga yang tengah berduka.

Ibu Maharani mengalami peristiwa memilukan setelah kehilangan bayi kembarnya yang baru dilahirkan. Keluarga menduga insiden tersebut terjadi akibat kelalaian medis saat proses persalinan di RS Unimedika.

Ketua PWTR, Joko Triono, menegaskan bahwa pihaknya akan mengawal kasus ini hingga tuntas. "Kami tidak bisa tinggal diam saat ada dugaan pelanggaran kemanusiaan. Sebagai organisasi wartawan, kami terpanggil untuk bersikap dan menyuarakan kebenaran," ujarnya.

Sementara itu, Penasihat PWTR Abu Bakar, S.H., memberikan pandangan dari aspek hukum. Ia menyatakan bahwa jika terbukti terdapat kelalaian medis, maka pihak rumah sakit harus bertanggung jawab, baik secara pidana maupun perdata.

“Negara menjamin hak setiap warga negara untuk memperoleh layanan kesehatan yang layak. Jika terjadi kelalaian yang menyebabkan hilangnya nyawa, maka ini bukan semata-mata persoalan etika profesi, tetapi juga persoalan hukum. Kami siap memberikan pendampingan hukum jika diperlukan,” tegas Abu Bakar.

PWTR juga menyerukan kepada pihak-pihak terkait, termasuk Dinas Kesehatan dan aparat penegak hukum, agar segera melakukan investigasi menyeluruh. Kasus ini diharapkan menjadi pelajaran penting agar mutu layanan medis di wilayah Tangerang dan sekitarnya dapat ditingkatkan, serta tidak menjadi preseden buruk di masa mendatang.

Laporan: Tim PWTR | Redaksi Silogisnews.com

0 Komentar

© Copyright 2024 - Silogisnews.com