Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja, yang mendampingi langsung proses panen bersama para petani dan jajaran Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan.
Jagung pulut—varietas jagung dengan tekstur pulen dan nilai jual tinggi—kini mulai dikembangkan secara luas di Kabupaten Tangerang, dengan cakupan:
- 20 hektar lahan pertanian aktif
- 20 kelompok tani
- Lebih dari 10 kecamatan
Langkah ini merupakan bentuk nyata dari komitmen pemerintah daerah dalam mendukung diversifikasi pangan dan peningkatan kesejahteraan petani.
Mengapa jagung pulut?
- Jagung pulut dipilih karena keunggulannya:
- Bernilai ekonomi tinggi
- Digemari pasar
- Tahan terhadap perubahan iklim dan mudah dibudidayakan
Bupati Kabupaten Tangerang, H. Maesyal Rasyied, menyampaikan, “Keberhasilan panen jagung pulut ini adalah hasil kolaborasi semua pihak, dari pemerintah daerah hingga petani di lapangan. Ini menjadi langkah konkret dalam mendukung ketahanan pangan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat tani.”
Kepala DPKP Kabupaten Tangerang, Ir. H. Asep Jatnika Sutrisno, juga menegaskan, “Jagung pulut ini sangat potensial sebagai komoditas unggulan daerah. Selain disukai pasar, varietas ini mudah dikembangkan dan adaptif terhadap perubahan iklim.”
Pemerintah Kabupaten Tangerang mengapresiasi seluruh pihak, termasuk OPD, kelompok tani, dan masyarakat yang terlibat dalam keberhasilan program ini.
"Mari terus menanam, memanen, dan menumbuhkan harapan bersama!"
>Hnd
Sumber: Instagram resmi DPKP Kabupaten Tangerang

0 Komentar