Pencapaian ini merupakan hasil kolaborasi erat antara Bulog, Pemerintah Daerah Kabupaten Tangerang, kelompok tani, para petani, penggilingan padi (RMU), serta mitra pengadaan lainnya yang tersebar di wilayah Tangerang dan sekitarnya.
Guna menjamin kesejahteraan petani dan stabilitas harga, harga pembelian gabah kering panen (GKP) tetap ditetapkan sebesar Rp 6.500/kg. Harga ini dinilai ideal untuk menjaga daya beli petani sekaligus memastikan ketersediaan stok pangan nasional.
Bupati Tangerang Maesyal Rasyied menyambut positif capaian tersebut.
“Dengan keberhasilan ini, kami semakin optimis dapat menuntaskan target dan mendorong kesejahteraan petani di Kabupaten Tangerang,” ujarnya dalam keterangan resmi.
Kabupaten Tangerang sendiri memiliki kekuatan produksi pangan yang signifikan dengan 1.335 kelompok tani aktif dan 411 unit RMU yang berperan dalam proses pasca panen. Pemerintah daerah terus mendorong sinergi antar pelaku pertanian untuk memperkuat ketahanan pangan dan mewujudkan kemandirian sektor pertanian.
Dengan semangat kolaborasi dan komitmen bersama, Kabupaten Tangerang menegaskan peran strategisnya dalam menjaga ketahanan pangan dan mewujudkan petani yang sejahtera di tengah tantangan global.
Sumber: Instagram@dpkp.tangerangkab
>Red
0 Komentar