Pantauan langsung di lapangan pada Sabtu dan Selasa (26/04 dan 29/04/2025), proyek U-Ditch terlihat belum tertata rapi. Pemasangan saluran tidak rata, genangan air tampak di dalam saluran, serta tumpukan tanah dan material masih memenuhi sisi kanan-kiri jalur. Bahkan, sampah plastik terlihat terbawa masuk ke dalam saluran, memperparah kondisi kebersihan lingkungan proyek.
![]() |
| Keterangan Foto: Beberapa pekerja mengangkat tutup saluran U-Ditch tanpa perlengkapan keselamatan. Tumpukan material terlihat belum ditata rapi di sisi proyek. (Dok.Silogisnews 29 April 2025) |
Tak hanya soal kualitas pekerjaan, aspek keselamatan kerja dan transparansi juga menjadi sorotan. Para pekerja terlihat tidak menggunakan alat pelindung diri (APD) sesuai standar K3, seperti helm proyek, rompi, atau sepatu keselamatan. Hal ini tentu sangat berisiko, mengingat lingkungan kerja yang sempit dan padat penduduk.
Lebih lanjut, warga juga mempertanyakan keberadaan papan informasi proyek yang seharusnya wajib dipasang sebagai bentuk keterbukaan publik. Hingga saat ini, papan proyek tidak ditemukan di lokasi, sehingga informasi mengenai pelaksana, sumber anggaran, maupun durasi proyek menjadi tidak jelas bagi masyarakat.
“Saya juga nggak tahu ini proyek dari siapa, yang jelas katanya ini proyek dari Dewan PKS,” tambah salah satu warga.
Warga berharap pihak terkait, baik dari unsur dewan maupun instansi pengawasan teknis, segera turun tangan mengevaluasi jalannya proyek. Mereka meminta agar proyek tidak sekadar menjadi formalitas penyerapan anggaran, melainkan benar-benar memberi manfaat dan memperhatikan aspek kualitas serta keselamatan.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak pelaksana maupun pihak legislatif terkait.
>Pandu


0 Komentar